PENGUATAN DAN PERCEPATAN KUALITAS LAYANAN STATUS, PEMBERHENTIAN, DAN HAK KEPEGAWAIAN ASN

Jakarta – Biro Kepegawaian Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan "Penguatan dan Percepatan Kualitas Layanan Status, Pemberhentian, dan Hak Kepegawaian ASN" pada Selasa, 21 Juli 2026. Kegiatan ini diselenggarakan melalui kolaborasi bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN), PT Taspen (Persero), Taspen Life, dan Mandiri Taspen.

Acara dipandu oleh Penata Layanan Operasional Biro Kepegawaian, Mochamad Mirza, S.Psi., M.Psi., Psikolog, dan diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Kepala Subbagian Pemberhentian dan Pensiun IB Biro Kepegawaian, Eko Hery Setiawan, S.H.

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh satuan kerja di bawah Mahkamah Agung secara daring dan luring ini dibuka secara resmi dengan sambutan dari Kepala Biro Kepegawaian BUA Mahkamah Agung, Sahlanudin, S.Ag., S.H., M.H. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa Mahkamah Agung membina ratusan satuan kerja peradilan yang tersebar di seluruh Indonesia. Kondisi tersebut menuntut adanya kesamaan pemahaman serta keseragaman dalam pelaksanaan administrasi kepegawaian agar setiap ASN memperoleh pelayanan yang cepat, tepat, transparan, dan memberikan kepastian hukum.

"Saya meyakini melalui kolaborasi antara Mahkamah Agung, Badan Kepegawaian Negara, dan PT Taspen (Persero), kualitas pelayanan kepegawaian akan semakin baik. Sinergi ini bukan hanya memperkuat tata kelola administrasi, tetapi juga memastikan bahwa setiap ASN memperoleh hak-haknya secara profesional, akuntabel, dan tepat waktu," ujar Sahlanudin.

Sebagai penutup rangkaian acara, Kepala Bagian Pemberhentian dan Pensiun, Dyah Marliana, S.Kom., M.M., menyampaikan harapannya agar terselenggaranya kegiatan ini dapat memberikan pemahaman utuh sejak dini bagi seluruh ASN aktif, meliputi Pegawai Negeri Sipil (PNS), Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), mengenai hak dan kewajiban kepegawaian mereka. Dengan demikian, setiap ASN dapat melakukan perencanaan karier dan masa depan secara lebih baik dan berkelanjutan.

Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memberikan literasi keuangan serta pemahaman peluang kewirausahaan, sehingga ASN di lingkungan Mahkamah Agung memiliki bekal yang kuat untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian finansial di masa depan.